-->

Babinsa Sidorejo Berjibaku Bantu Rumah Warga Yang Roboh

ERA JATENG
Sabtu, 04 Januari 2020, 23:32 WIB Last Updated 2020-05-08T18:42:20Z
  Babinsa Sidorejo Berjibaku Bantu Rumah Warga Yang Roboh

ERAJATENG ■ Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, Demak, Jawa Tengah kemarin.

Dalam kejadian itu, rumah milik ibu Sukilah (73) di Dukuh Cabean Tengah Ngemplik RT 5 /6, ambruk setelah diterjang angin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kendati demikian, korban mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Kejadian yang sama juga menimpa warga Dukuh. Noreh RT. 04/09, Desa  Wonosekar, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak rumah milik Ibu Jeminah (67).

Setelah mendapatkan laporan tentang adanya peristiwa tersebut, anggota Koramil 13/Karangawen serta anggota Polsek Karangawen terjun ke lokasi dan melakukan kerja bakti bersama warga guna membantu korban tersebut.

Danramil 13/Karangawen Kapten Arm Imam Sunandar menjelaskan bahwa berdasar informasi yang dihimpun dari saksi ibu Masrokah (65), rumah milik ibu Sukilah yang terbuat dari kayu dalam kondisi sudah  miring, kemudian di Sidorejo lagi hujan disertai angin yang mengakibat rumah kayu korban roboh, juga menimpa pagar rumah ibu Masrokah. Kebetulan rumah korban saat itu kosong dikarenakan pergi ke Kendal ikut anaknya.

“Kita telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Kita berharap, saat musim hujan seperti ini warga tetap waspada karena kerap kali hujan disertai angin kencang. Tidak hanya pohon, tapi rumah juga bisa roboh kena angin,” jelasnya.

Koptu Ahmad Jumadi, Babinsa Sidorejo Koramil 13/Karangawen mengatakan, kejadian bermula ketika hujan berlangsung tiba-tiba angin kencang berhembus dengan suara menderu deru. Warga yang panik kemudian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

”Rumah korban yang diterjang angin kencang tersebut ambruk lantaran pilar pilarnya dalam posisi miring sehingga tidak mampu menahan atap,” ujarnya.

Selanjutnya dengan gotong royong warga sekitar dibantu Babhinkamtibmas dan Bhabinsa bersama – sama membantu mengumpulkan puing-puing  bekas rumah tersebut.

■ R-01/pendim



Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru

ERA SOLO

+