-->

Iskandar Ali Syhahbana: Persaingan Sudah Berakhir, Saatnya Membangun Pemalang Lebih Maju

ERA JATENG
Sabtu, 27 Februari 2021, 22:10 WIB Last Updated 2021-02-27T15:10:15Z
Iskandar Ali Syhahbana: Persaingan Sudah Berakhir, Saatnya Membangun Pemalang Lebih Maju

ERA JATENG ■  Tak luput dari perhatian banyak orang, Iskandar Ali Syahbana, yang merupakan salah satu rival dalam pilkada Pemalang (cabup Paslon 03) Agung-Mansyur, kemarin tampak hadir dalam silahturahmi pasca pelantikan Agung - Mansyur di  indoor tenis sekda (masih dalam lingkungan aula pemkab Pemalang).

Acara yang dihelat usai shalat jumat tersebut, berlangsung sejuk, mencerminkan atmosfir politik kekinian di Pemalang.

Bahkan, seolah tidak pernah terjadi persaingan seru, mereka terlihat sangat akrab, sama sekali tidak mengisyaratkan adanya kebencian dan dendam masa lalu.

"Dalam pertandingan pasti ada yang kalah dan menang, tidak mungkin seluruh kontestan memenangkan kontestasi, kita harus legowo terima kekalahan dan akui kemenangan, karena tujuan kita sama, untuk membangun kabupaten Pemalang lebih baik," jawab Iskandar Ali syahbana saat ditanya wartawan Era Jateng.

Iskandar Ali Syhahbana: Persaingan Sudah Berakhir, Saatnya Membangun Pemalang Lebih Maju

Sementara itu, dalam acara ini juga dihadiri oleh OPD, para relawan dan partai pengusung.

Agung yang tampil saat itu mengucapkan terima kasih pada masyarakat Pemalang. Dalam pidatonya pasangan Bupati ini bertekad akan melaksanakan terwujudnya rasa aman, ketentraman dan ketertiban masyarakat. 

Selain itu, Agung juga menekankan penyelenggaraan tata kelola pembangunan yang lebih baik dan bersih, pembangunan mental dan karakter masyarakat yang agamis, toleran dan gotong royong. 

"Yang utama lagi, keterpaduan pembangunan pedesaan dan perkotaan, kemandirian perekonomian berbasis pada potensi lokal, serta pembangunan infra struktur yang kuat dan berkesinambungan menjadi perioritas, sehingga  Pemalang adil makmur agamis dan ngangeni (Aman) bisa terwujud," ungkapnya. 

Ada 4 program unggulan yang dipaparkan oleh Agung, yakni: Dewi: desa  wisata, Desi: desa sinergi, Dedi: desa digital  dan Koin: kota industri.

■ Himawan

Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru

ERA SOLO

+