-->

Sengketa Tanah Balai Desa Cikendung, Wabup Pemalang Segera Mediasi

Era Jateng
Jumat, 02 April 2021, 13:45 WIB Last Updated 2021-04-02T06:45:05Z
Sengketa Tanah Balai Desa Cikendung, Wabup Pemalang Segera Mediasi

ERA JATENG ■ Meski sudah berlangsung selama puluhan tahun, sengketa tanah darat seluas 213 meter persegi di Desa Cikendung Pemalang masih berlanjut.

Ihwal kasus ini bermula bahwa sebelum tahun 2000, area tanah yang disengketakan tersebut dipinjamkan ke Pemerintahan  Desa Cikendung sebagai tempat berdirinya Kantor/Balai Desa oleh keluarga Ramli, warga setempat -- tanpa perjanjian jelas.

Namun, usai gelaran Pilkades tahun 2000, mendadak sang pemilik menarik peminjamannya, kepada pihak Pemdes, tanpa pemberitahuan dan konfirmasi sebelumnya.

Konon, berdasarkan kesepakatan musyawarah oleh para  tokoh  pada saat itu. 

Berhubung Pemdes tidak memiliki dana, terpaksa Maksudi Kades yang baru menjabat, akhirnya  membayar dengan uang pribadi dan atas nama pribadi pula, kepada pemilik yang bernama Ramli, saat itu yang bersangkutan  berumur 65 tahun, warga setempat.  

Dengan harga yang di sepakati, saat itu, sebesar Rp  2.500.000 ( dua juta lima ratus ribu rupiah) tempo 1 bulan dengan tujuan guna menyelamatkan proses kegiatan  pemerintahan Desa yang baru sesaat dia pimpin.

Akan tetapi, sampai dengan jabatan yang di pegang oleh sang pembayar telah lama berkahir, ternyata status tanah tersebut tidak di rembug atau di pastikan kepemilikannya oleh pihak yang berkepentingan. 

Belakangan di ketahui, Maksudi yang merasa mengeluarkan uang pribadi untuk menebus tanah tersebut, sudah sering mengupayakan dan penuntutan  hak ganti rugi atau penguasaan
kepada pihak Desa, namun selalu mengalami jalan buntu. 

Belum adanya sinyal selesainya perkara tersebut, mantan Kades tahun 2000-an ini akhirnya menguasakan proses penyelesaianya kepada LSM PMPRI.

Pada Rabu (31/3/21) kemarin, pihak LSM  kemudian melakukan audensi ke pendopo Kabupaten Pemalang dan di terima oleh Wakil Bupati di rumah dinasnya hingga jelang shalat Maghrib.

Usai bertemu Mansur Hidayat ST, humas DPD LSM PMRI  Jateng Siswoyo mengatakan  kepada awak media bahwa, carut marut tanah Balai Desa Cikendung tesrebut, oleh Wakil Bupati Pemalang, akan segera di tindak lanjuti. Tentu agar kasusnya cepat selesai, dengan memanggil Mantan dan Kades Cikendung serta Camat Pulosari untuk mediasi.

Sengketa Tanah Balai Desa Cikendung, Wabup Pemalang Segera Mediasi

Senada dengan Siswoyo, Ketua DPD LSM  PMPRI Prov. Jateng Satrio Adi, juga menyebut kasus sengketa yang sedang di upayakan penyelesaiannya itu tengah berproses.

"Saya berharap permasalahan yang di hadapi klien saya cepat selesai dengan cara baik dan benar, bijak sesuai  hak dan kewajiban masing masing, dengan tidak menerjang aturan dan perundangan yang berlaku," katanya kepada EraJateng.

Ditempat terpisah salah seorang warga, yang enggan disebut jati dirinya kepada  pewarta  menegaskan, carut marut Tanah Balai Desa harus bisa diselesaikan  secepatnya, dengan seadil adilnya, demi masa depan dan ketentraman warga Desa Cikendung.

"Jangan sampai menjadi bom waktu, yang bisa meledak setiap saat," katanya.

■ Himawan / Tim

Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru

ERA SOLO

+